KUSIMPAN DIRI PADA RUANG SEPI
Muklis Puna
Angin barat berteriak memekak telingaku,
Potongan cahaya memantulkan kebohonganmu di ubun-ubun
Pantai di bibirmu meludahkan riak kecil memikul kecurigaan
Semalaman Kau sulam cerita selama satu purnama
Tiba tiba igauanmu terpeleset di luar alur
Sendiri kupikull keresahan, hingga subuh ku langkahi tanpa beban
Lubang kebohongan menganga menerkam cemburu menderu
Kulihat bola matamu tak selaras dengan jiwa
Jidatmu berkerut, ruang dada memberontak pada diksi rekayasa
Kau coba iringi dengan musik kemesraan biar lirikmu tak menebus saraf
Tlah kau campakkan pada wajahku, peluh murka tertibun menggantung di dagu kesabaran

Aku menyimpan diri pada sepinya ruang
Auman harimau di dada kuhentikan dengan taraian indahmu
Improvisamu menghanyutkan penonton jalanan, arah cerita melompat di tingkap naskah
Sandiwaramu monoton kawan....
Satu persatu isi teater menyelinap keluar lewat pikiranya
Lhokseumawe, 12 Mei 2017
WARNING! The comment below by @nirayma leads to a known phishing site that could steal your account.
Do not open links from users you do not trust. Do not provide your private keys to any third party websites.
Penuh makna.. Semangat terus gan @mukhlispuna
Terima kasih saudaraku
Lagi cemburu neh?
Terima sobat hadirnya
He..he terimakasih
WARNING - The message you received from @nirayma is a CONFIRMED SCAM!
DO NOT FOLLOW any instruction and DO NOT CLICK on any link in the comment!
For more information, read this post: https://steemit.com/steemit/@arcange/phishing-site-reported-www-steemitfollowup-dot-cf
Please consider to upvote this warning if you find my work to protect you and the platform valuable. Your support is welcome!
Thank you for the information...
ada apa Mei 2017
kok foto pengadilan?
SMOGA SLALU BAHAGIA
lanjut saudara